Daftar UMR UMK DIY (Jogja, Selman, Bantul, dll) Tahun 2020

TheComics - Inilah Daftar UMR Daerah Jogjakarta tahun 2020. Untuk anda yang berada di wilayah atau bekerja pada wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bisa melihat Daftar UMR DIY Jogja atau UMK di kota-kota DIY Seperti UMR Bantul, Jogja, Sleman, Kulonprogo, dan Gunungkidul. Di Bulan November ini, Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di DIY tahun 2020. Secara persentase, UMK mengalami kenaikan di angka 8,71 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini mengacu pada pertumbuhan ekonomi nasional dandata inflasi nasional di tahun yang berjalan.

Daftar UMK atau UMR wilayah Jogjakarta dan sekitarnya ini berdasarkan surat kementrian ketenagakerjaan RI nomor B.337/M.NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2017. Besaran UMP dan UMK dihitung dan berpedoman pada PP 78 tahun 2015. Dari daftar UMK yang sudah diumumkan, Kota Yogyakarta menjadi daerah dengan UMK tertinggi se DIY di tahun 2020 seperti tahun sebelumnya yang selalu unggul. Untuk tahun ini yaitu sekitar 2 jutaan, sedangkan Gunungkidul menjadi yang paling rendah karena hanya 1,7 juta saja. UMP ditetapkan berdasarkan survei kebutuhan hidup layak (KHL), kenaikan inflasi, serta pertumbuhan produk domestik bruto.

Nah, kali ini kita akan memberikan Daftar UMK Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2019

Daftar UMR dan UMK Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2020

UMK atau UMR wilayah Jogjakarta



Daftar UMK/UMR tahun 2020 Daerah Provinsi Jogjakarta :

  • Kota Yogyakarta                 : Rp 2.004.000 
  • Kabupaten Sleman              : Rp 1.846.000 
  • Kabupaten Bantul               : Rp 1.790.500 
  • Kabupaten Kulon Progo     : Rp 1.750.500 
  • Kabupaten Gunungkidul     : Rp 1.705.000
Besaran UMP DIY pada 2020 adalah Rp 1.704.608. Angka tersebut paling rendah jika dibandingkan dengan UMK.

Meski begitu, hal ini merupakan kenaikan cukup besar dibanding tahun sebelumnya karena sekitar 8,5 % dari tahun lalu.

Meski KLH yang diajukan oleh SPSI di provinsi Yogyakarta di angka 2 jutaan, tetapi KLH yang ditetapkan oleh Kabupaten masing-masing di bawah UMK yang sudah disepakati sehingga pemerintah Provinsi menganggap ini sesuai dengan Kebutuhan Layak Hidup untuk warga Yogyakarta. Meski Kota Yogyakarta memiliki UMK tertinggi di provinsi DIY, namun untuk ukuran Ibukota dari Provinsi, Kota Yogyakarta merupakan kota yang memiliki upah terendah di wilayah Jawa.

Sampai ditetapkannya Upah minimum Kota di DIY ini, KSPSI dan FPPI Yogyakarta menolak dengan tegas upah minimum yang ditetapkan. Angka tersebut jelas tidak mencukupi Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan menjadi penyebab kemiskinan., karena idealnya untuk wilayah jogja di angka 2 juta hingga 2,5 juta sebagai acuan KLH.

Anda juga bisa membadningkan dengan kota-kota lain di Jawa seperti :
 
Demikian UMK atau UMR Daerah Provinsi Yogyakarta tahun 2020 yang akan berlaku per 1 Januari 2019 nanti. Semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat dan akurat dari data yang kami himpun ini, Salam.

0 komentar:

Random Post

Diberdayakan oleh Blogger.